Linux file command
LINUX
FILE COMMAND
A. Dasar
teori
Setiap pemakai linux harus mempunyai
nama login (user account) yang sebelumnya harus didaftarkan pada administer system
operasi (root). Nama login umumnya dibatasi maksimum 8 karakter dan umumnya
dalam huruf kecil. Rompt dan shell bash
pada linux untuk pengguna (user) bisa menggunakan tanda dollar($).
B. Pembahasan
praktikum
a. Latihan
1
Melihat
identitas diri (nomor id dan group id)
b. Mengganti
prompt dengan “$”
c. Melihat
tanggal dan kalender dari system
1. Untuk
melihat tanggal saat ini
$
date
2. Melihat
kalender
$
cal 9 2002
$
cal –y
d. Melihat
identitas mesin
$
hostname
$
uname
$
uname –a
e. Melihat
siapa yang sedang aktif
1. Mengetahui
siapa saja yang sedang aktif
$
w
$
who
$
whoami
2. Mengubah
informasi finger
$
chfn xxxxxx
3. Melihat
informasi finger
$
finger
$
finger xxxxxx
f. Menggunakan
manual
$
man ls
$
man man
g. Menghapus
layar
$
clear
h. Mencari
perintah yang tepat sama dengan kunci yang dicari
$
whatis date
i.
Manipulasi berkas file dan direktori
1. Menampilkan
current working directory
$
ls
2. Melihat
semua file lengkap
$
ls –l
3. Menampilkan
semua file atau direktori yang tersembunyi
$
ls –a
4. Menampilkan
semua file atau direktori tanpa proses pengurutan
$
ls –f
5. Menampilkan
isi suatu direktori
$
ls/usr
6. Menampilkan
isi direktori root
$
ls/
7. Menampilkan
semua file atau direktori dengan menandai : tanda(/) untuk direktori tanda asterisk
(*) untuk file yang bersifat executable, tanda (@) untuk file symbolic link,
tanda(-) untuk socket, tanda (%) untuk whiteout dan tanda (|) untuk FIFO
$
ls-F/etc
8. Menampilkan
file atau direktori yaitu terdiri dari nama file, ukuran, tanggal dimodifikasi,
pemilik, group dan mode atau atributnya
$
ls-l/etc
9. Menampilkan
semua file da nisi direktori. Argument ini akan menyebabkan proses berjalan
agak lama, apabila proses akan dihentikan dapat menggunakan ^C(Ctrl+C).
$
ls –R/usr
j.
Melihat tipe file
$
file
$
file*
$
file/bin/ls
C. Kesimpulan
Secara teknis dan singkat dapat
dikatakan, Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan
multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL
386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard
POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain,
termasuk Apple, Microsoft dan Novell. Nama Linux sendiri diturunkan dari
pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, yang sebetulnya mengacu pada kernel dari
suatu sistem operasi, suatu penamaan yang biasa digunakan untuk mengacu ke pada
suatu kumpulan lengkap software, yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu
sistem operasi yang lengkap. Satu hal yang membedakan Linux terhadap sistem
operasi lainnya adalah, harga. Linux ini GRATIS.
Linux memiliki perintah dasar yang
fungsinya hampir sama dengan cmd pada windows. Perintah dasar pada Linux
diantaranya:
o
$ id : Melihat identitas diri (nomor id
dan group id)
o
$ date : Melihat tanggal sekarang dari
sistem/computer
o
$ cal : Melihat kalender tanggal
sekarang dari system
o
$ hostname : Menampilkan host atau
domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem
o
$ uname : Menampilkan versi dari kernel/
OS yang digunakan
o
$ w : Melihat siapa saja user yang
sedang aktif/login pada server dan apa saja kegiatan yang dilakukan
o
$ who : Menampilkan siapa saja yang
sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name,
jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu
sedang login
o
$ whoami : Melihat nama user yang
digunakan saat login
o
$ chfn : (change finger information)
perintah untuk merubah finger informatin user
D. Daftar
fustaka
http://my-wordtechnology.blogspot.com/2013/01/makalah-sistem-operasi-perintah-dasar_5120.html















Komentar
Posting Komentar